Postingan

GEOSPASIAL DALAM BIDANG PERTANIAN

   Pemetaan merupakan sebuah tahapan yang harus dilakukan dalam pembuatan peta. Langkah awal yang dilakukan dalam pembuatan data, dilanjutkan   dengan pengolahan data, dan penyajian dalam bentuk peta. Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Pemetaan dalam pertanian diperlukan untuk mengetahui karakteristik suatu lahan sehingga dapat diketahui jenis olahan lahan seperti apa dan jenis tanaman apa yang cocok di tanam pada daerah tertentu, MACAM-MACAM PETA YANG DIGUNAKAN     Dalam bidang pertanian perlu memperhatikan berbagai macam aspek kondisi lingkungan tanah dan sekitarnya baik ksecara kimiawi maupun fisiknya. Oleh karena itu sering dilakukannya overlay atau penggabungan beberapa peta. Peta yang digunakan dalam Pertanian untuk mengetahui karakteristik sehingga dapat menentukan jenis tanam...

Sistem Informasi Geografis (SIG)

Gambar
    Sistem informasi geografis atau disingkat dengan SIG merupakan suatu sistem berbasis komputer yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, menggabungkan, mengatur, mentranformasi, memanipulasi dan menganalisis data – data geografis. SIG (Sistem Informasi Geografis) merupakan sistem infomasi berbasis komputer yang menggabungkan antara unsur peta (geografis) dan yang dirancang untuk mendapatkan, mengolah, memanipulasi, informasinya tentang peta tersebut (data atribut) analisa, memperagakan dan menampilkan data spatial untuk menyelesaikan perencanaan,mengolah dan meneliti permasalahan.    SIG telah dimanfaatkan oleh berbagai instansi pemerintah maupun swasta untuk keperluan perencanaan, pemantauan, hingga evaluasi hasil-hasil pembangunan.    Untuk mewujudkan kinerja sesuai dengan kajian penelitian, maka diperlukan suatu rencana strategis melalui perencanaan strategis inilah secara sistematis dapat mengembangkan suatu sistem manajerial yang ef...

BATIMETRI

BATIMETRI Batimetri didefinisikan sebagai pengukuran dan pemetaan dari topografi dasar laut.  Batimetri dilakukan pula untuk mengetahui kondisi di bawah air dan kaitannya dengan fenomena-fenomena hidrografi lainnya seperti arus, endapan, lumpur ataupun perencanaan  serta fenomena laut yang aspek kajiannya sedikit berbeda dengan oseanografi. Atas dasar itu, pengukuran batimetri penting dilakukan. ALAT - ALAT PENGUKURAN BARIMETRI A. ALAT PENGUKURAN PASUT  1. Rambu Ukur 2. Senter 3. Theodolite B. ALAT SURVEY BATIMETRI 1. Ecosounder 2. Bench Mark 3. Perahu 4. Kompas 5. Kabel Download 6. Tongkat Transducer 7. Barcheck 8. Pelampung PERANGKAT KERAS DAN LUNAK PENGOLAHAN DATA HASIL PENGUKURAN BARIMETRI Data hasil pengukuran barimetri dapat diolah melalui program atau software microsoft office diantaranya word, axcel, dan powerpoint, selain itu untuk mendisain terdapat AutoCad, dan surfer.

GEOSPASIAL DALAM KAWASAN PERHUTANAN

Gambar
GEOSPASIAL DALAM KAWASAN PERHUTANAN Hutan secara konseptual yuridis dirumuskan didalam pasal 1 ayat 1 undang-undang no.5 Tahun 1967 tentang kehutanan pengertian hutan adalah lapangan pertumbuhan pohon-pohon yang secara keseluruhan merupakan persekutuan hidup alam hayati beserta alam lingkungannya dan ditetapkan oleh pemerintah sebagai hutan. Dalam pasal 1 ayat 2 undang-undang no 41 tahun 1999 tentang kehutanan ( Sekjen DEPHUTBUN 1994 : 4) yang dimaksud Hutan adalah kesatuan ekosisitem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didomonasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya yang satu dengan yang lain tidak dapat dipisahkan. Menurut undang-undang Republik Indonesia nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan dijelaskan bahwa hutan mempunyai tiga fungsi, yaitu: a. fungsi konservasi b. fungsi lindung c. fungsi produksi. Sumberdaya hutan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk mencapai manfaat sosial, budaya, ekonomi, dan ling...

GEOSPASIAL dalam Bidang Perencanaan Wilayah dan Kota

PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA Proses kontinyu dalam pengambilan keputusan untuk memanfaatkan sumber daya yang ada semaksimal mungkin untuk membuat kota tersebut menjadi lebih maju dalam segala bidang.Untuk itu perlu dilakukannya pemetaan sebagai salah satu media untuk melakukan suatu perencanaan struktur ruang dan pola ruang.  MACAM-MACAM PETA YANG DIGUNAKAN Perencanaan Wilayah dan Kota perlu memperhatikan berbagai macam aspek kondisi lingkungan serta budaya oleh karena itu sering dilakukannya overlay atau penggabungan beberapa peta. peta yang digunakan dalam Perencanaan Wilayah dan Kota diantaranya: Peta Umum Peta Topografi Peta Kelerengan Peta Geologi dan Geomorfologi Peta Jenis Tanah Peta Hidrologi dan Hidrogeologi Peta Rawan Bencana Alam Dll. KETERKAITAN PEMETAAN DALAM BIDANG PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA Perencanaan Wilayah dan Kota tidak lepas dari adanya penggunaan Peta sebagai media komunikasi antara Perencana dengan pihak pihak terkait sebag...

GEOSPASIAL dalam Bidang Tambang

PROYEKSI DAN SISTEM KOORDINAT PETA

Gambar
PROYEKSI DAN SISTEM KOORDINAT PETA Sistem UTM (Universal Transvers Mercator ) dengan sIstem koordinat WGS 84 sering digunakan pada pemetaan wilayah Indonesia. Pada sIstem proyeksi UTM didefinisika posisi horizontal dua dimensi (x,y) menggunakan proyeksi silinder, transversal, dan conform yang memotong bumi pada dua meridian standart. Seluruh permukaan bumi dibagi atas 60 bagian yang disebut dengan UTM zone. Setiap zone dibatasi oleh dua meridian sebesar 6° dan memiliki meridian tengah sendiri. Jika membicarakan proyeksi kita sering membicarakan Sistem Koordinat. Sistem koordinat merupakan suatu parameter yang menunjukkan bagaimana suatu objek diletakkan dalam koordinat. Ada tiga system koordinat yang digunakan pada pemetaan yakni : 1.Sistem Koordinat 1 Dimensi : satu sumbu koordinat 2.Sistem Koordinat 2 Dimensi. 3.Sistem Koordinat 3 Dimensi. Kalau kita memperhatikan sebuah peta, kita akan melihat garis-garis membujur (menurun) dan melintang (mendatar) yang akan memb...